Jutaan orang di seluruh dunia mengonsumsi kopi. Telah didokumentasikan dengan baik bahwa kopi juga membantu Anda tetap terjaga. Apakah ada kecanduan kopi yang tidak kita sadari? Nah, jika Anda tergantung pada bahan kimia maka Anda akan menjadi sakit karena tidak bisa meminumnya. Penyakit yang saya maksudkan ini disebut dengan

drawls. Sebuah studi baru-baru ini di Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa ketika beberapa peminum kopi biasa tiba-tiba kehilangan kopi pagi mereka, mereka biasanya mengalami sakit

kepala. Kelelahan dan depresi biasanya dikaitkan dengan kopi dengan drawls, dan banyak orang tidak dapat Jual Kopi Sumatera berfungsi pada tingkat efisiensi biasanya. Siswa mengalami kesulitan belajar dan penulis mungkin mengalami

kesulitan berkonsentrasi. Sebuah artikel di Journal of American Medical Association menggambarkan seorang pekerja yang membuat kesalahan yang menelan biaya ribuan dan pekerja lainnya yang terus-terusan meletakkan kepalanya di meja mencoba untuk tidur siang. Sebagian besar orang yang berhenti minum kopi pergi tidur lebih awal seolah-olah mereka baru saja kehabisan bensin.

Benarkah kopi yang membuat mereka bertahan? Nah, itu semua tergantung banyak faktor, dan faktor utamanya adalah jumlah kopi yang dikonsumsi. Kebanyakan orang yang minum satu atau dua cangkir di pagi hari cenderung

tidak merasa lelah jika mereka melewatkannya keesokan harinya. Mereka yang minum 4 sampai 10 cangkir sehari Jual Kopi Lintong dapat jatuh dan terbakar (secara kiasan) tanpa kopi mereka. Mengapa demikian? Apakah alasan konsumsi

kafein? Kopi mengandung sejumlah besar kafein. Semakin banyak kopi yang Anda minum, Anda akan semakin gelisah. Anda mungkin mengalami getar, detak jantung tidak teratur, tekanan darah tinggi, atau insomnia karena

terlalu banyak mengonsumsi kafein. Ada apa dengan kopi yang membuat orang mengonsumsinya berlebihan? Mungkin rangsangan yang diterima seseorang, Anda tahu bahwa ledakan energi cepat yang diberikan

kopi kepada Anda setelah Anda bangun. Bagaimanapun, secangkir kopi telah disebut secangkir ambisi. Tampaknya memotivasi orang untuk memulai hari mereka. Bisakah ini menjadi kecanduan mental?

Kecanduan mental didefinisikan sebagai seseorang yang percaya bahwa dia kecanduan sesuatu tanpa dasar yang nyata, sehingga mereka menjadi kecanduan mental. Jika Anda mengganti kopi Anda ke kopi tanpa kafein dan tidak

memberi tahu siapa pun bahwa Anda melakukannya maka jika mereka mengatakan “rasa kopi ini berbeda” Anda berkata, “ini adalah merek kopi baru” mereka mungkin berfungsi sama baiknya dengan jika mereka memiliki yang

asli . Sebuah penelitian di sebuah perguruan tinggi di Pennsylvania menunjukkan bahwa siswa di sebuah pesta yang mengira mereka minum minuman beralkohol sama mabuknya dengan mereka yang benar-benar

mabuk. Mengapa? Para siswa dirangsang dengan pikiran untuk mabuk. Eksperimen mendalam ini membuktikan bahwa pikiran sepenuhnya mampu membodohi dirinya sendiri untuk memercayai sesuatu yang tidak benar. Jika

Anda melihatnya maka itu nyata. Jika Anda menciumnya maka itu nyata. Jika Anda mencicipinya maka itu nyata. Penampilan bir non-alkohol, berbau, dan rasanya seperti bir beralkohol biasa. Teori yang sama ini juga dapat

diterapkan pada minuman berkafein. Benar? Minuman ringan tanpa kafein rasanya tidak enak, tetapi kopi tanpa kafein rasanya cukup mirip dengan aslinya. Ikuti tes dan lihat apakah kopi Anda benar-benar membuat ketagihan, atau apakah itu mental. Anda mungkin akan terkejut dengan hasilnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *