Ibu Hamil Perhatikan Konsumsi 6 Makanan Ini untuk Kesehatan Janin

Bagi para ibu hamil terlalu perlu untuk memperhatikan pola makan. Ini karena asupan makanan dan minuman ibu hamil jadi sumber makanan untuk janinnya. Sebab itu, ibu hamil disarankan untuk memperhatikan kecukupan nutrisi yang sehat untuk tumbuh kembang janin. Namun tidak seluruh makanan sehat ternyata aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan janinnya.

Menurut spesialis obstetric dan ginekologi di RS Dr Soetomo Surabaya, dr Manggala Pasca Wardhana makanan sehat perlu untuk menegaskan perkembangan janin dan juga bumil yang sehat. “Tidak kudu diet khusus, yang kamu perlukan hanya menegaskan makanan yang lengkap dan kaya gizi, ujarnya dalam info resmi, Selasa 4 Mei 2021. “Meskipun ibu hamil akan menjadi lebih ringan lapar tapi tidak kudu menaikkan porsi makanan seolah-olah memberi makan dua orang (ibu dan janin).”

Beberapa tipe makanan yang dibutuhkan adalah roti, nasi, kentang, pasta dan roti jadikan makanan basic atau sumber karbohidrat. Makanan ini akan membantu mengenyangkan tanpa memasukkan terlalu banyak kalori. Tambahkan porsi buah, sayuran yang berisi vitamin, mineral & serat perlu dibandingkan makanan tinggi lemak dan kalori. Jenis makanan ini juga akan membantu mengurangi sembelit.

Selain yang disebutkan di atas, seorang ibu hamil memerlukan lebih banyak kalsium, asam folat, zat besi dan protein daripada wanita yang tidak hamil, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dilansir dari Livescience. Asam folat banyak ditemukan di dalam vitamin B (vitamin B9). Asam folat terlalu perlu dalam membantu menahan cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang bayi yang dikenal dengan cacat tabung saraf. Asam folat dapat didapat dari sayuran berdaun hijau, sereal yang diperkaya atau diperkaya, roti dan pasta, dan juga kacang-kacangan dan buah jeruk Kategori Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Muda .

Sementara kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan tulang dan gigi bayi. Jika seorang wanita hamil tidak mengkonsumsi memadai kalsium, mineral akan disita dari simpanan kalsium di dalam tulang ibu dan diberikan kepada bayi untuk memenuhi kebutuhan ekstra kehamilan. Banyak product susu juga diperkaya dengan vitamin D, nutrisi lain yang bekerja dengan kalsium untuk mengembangkan tulang dan gigi bayi. Susu dan sejenisnya (keju, yoghurt) punya kandungan banyak kalsium dan zat gizi lain yang perlu bagi ibu dan bayi. Tapi sebisa mungkin pilihlah yang berwujud rendah lemak seperti susu skim atau yogurt rendah lemak.

Sementara untuk zat besi atau iron, ibu hamil memerlukan 27 miligram zat besi sehari, yang merupakan dua kali lipat dari jumlah yang dibutuhkan oleh wanita yang tidak hamil. Jumlah tambahan mineral ini dibutuhkan untuk sebabkan lebih banyak darah untuk memasok bayi dengan oksigen. Jika ibu hamil kekurangan zat besi dapat mengalami anemia, suatu kondisi yang sebabkan kelelahan dan peningkatan risiko infeksi pada kehamilan.

Sedangkan untuk menaikkan penyerapan zat besi, pola makan ibu hamil yang sehat kudu menyertakan sumber vitamin C yang baik dengan makanan yang punya kandungan makanan kaya zat besi. Misalnya, minum segelas jus jeruk kala sarapan dengan sereal yang diperkaya zat besi. Adapun sumber zat besi yang kudu dikonsumsi ibu hamil adalah daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang kering dan kacang polong, sereal yang diperkaya zat besi.

Selain itu, protein juga perlu untuk dikonsumsi ibu hamil untuk membangun otak dan jantung pada janin. Daging, telur dan beberapa porsi ikan merupakan sumber protein. Kacang dan sadar juga merupakan sumber protein yang baik. Pastikan seluruh makanan ini dalam kondisi masak seluruhnya.

Kebanyakan ibu hamil tidak kudu memperbanyak kalori tambahan selama enam bulan awal kehamilan. Sedangkan pada tiga hingga empat bulan akhir tambahkan 200 kalori tiap tiap harinya (200 kalori setara dengan 2 lapis roti). “Konsumsi diet rendah lemak dan jangan terlalu banyak menaikkan kalori yang dikonsumsi. Hindari atau mengurangi sebisa mungkin minuman yang terlalu manis dengan banyak gula dan beberapa makanan manis atau tinggi lemak lainnya (coklat, es krim, pudding, kue dan sejenisnya) karena dapat menaikkan berat badan berlebihan,” ujar Manggala.

Berikut ini adalah jenis-jenis makanan yang kudu mendapat perhatian lebih dari ibu hamil klinik kandungan di bekasi

1. Pemanis buatan
Ibu hamil kudu waspada dalam mengkonsumsi makanan maupun minuman yang punya kandungan sakharin atau pemanis buatan. Sakarin diketahui dapat menembus plasenta dan selalu berada di jaringan janin.

2. Kafein
Batasi mengkonsumsi kafein sebanyak 200mg per hari (2 cangkir kopi perhari) Beberapa penelitian membuktikan hubungan antara tingginya mengkonsumsi kafein dengan keguguran, berat bayi lahir rendah. Perhatikan juga mengkonsumsi minuman lainnya yang punya kandungan kafein seperti teh, coklat, minuman berenergi dan juga soda.

3. Produk Susu
Ibu hamil kudu menjauhkan product susu yang tidak dipasteurisasi dan susu murni yang tidak dimasak. Risiko kontaminasi toksoplasma dan listeria pada kedua product susu ini sudah dilaporkan pada beberapa kasus.

4. Telur
Ibu hamil kudu menjauhkan telur mentah dalam bentuk makanan apapun. Risiko kontaminasi toksoplasma dan salmonela sudah dilaporkan dan sebabkan infeksi di dalam rahim.

5. Daging
Ibu hamil kudu menjauhkan mengkonsumsi daging yang masih mentah atau tidak matang, makanan siap saji yang dihidangkan dalam kondisi dingin kudu dipanaskan sebelum saat dikonsumsi. Risiko terjadinya kontaminasi toksoplasma juga terjadi pada daging yang tidak matang.

6. Seafood
Ikan juga merupakan sumber gizi yang baik, tapi beberapa panduan menganjurkan tidak mengkonsumsi ikan berminyak lebih dari 2 porsi per minggu seperti mackarel, salmon dan sarden. Batasi juga mengkonsumsi ikan tuna, todak, hiu dan beberapa tipe kerang karena mungkin paparan merkuri yang dapat sebabkan gangguan persarafan pada janin.

7. Sayur dan Buah
Sayur dan buah terlalu perlu untuk nutrisi ibu hamil. Tapi jangan lupa mencuci seluruh buah dan sayuran sebelum saat dimakan. Selain itu, selalu membersihkan peralatan makan dan juga mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum saat memegang makanan untuk menjauhkan kontaminasi kuman yang beresiko baik untuk Ibu hamil maupun Janin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *